Showing posts with label Curcol. Show all posts
Showing posts with label Curcol. Show all posts

Sunday, January 5, 2014

Just For My Special Friend, HOPE !

Tiada yang mustahil di dunia ini teman. Ingatlah bahwa usaha itu tak ada batasannya, tak seperti kemampuan. Kita tak boleh berkecil hati hanya karena masalah yang besar, bahkan masalah yang paling besar sekalipun, jangan biarkan diri ini putus harapan.
Berharaplah, berdoalah! Ingatlah Allah maha kaya, Pemilik gudang segalanya, maha pengasih, juga maha-maha yang lain. Saya tak ingin berceloteh panjang lebar tentang itu, karena itu semua sudah retoris. Apakah kau ingat teman, pelajaran 'if clause'? ketika kita hendak berharap, kita menggunakan tenses yang lebih 'past'. karena apa? because we believe that everything we hope was done...and,...  because I hope U could reach your dream !

Wednesday, May 8, 2013

Sebuah Harapan Kosong

Semua kejadian yang menimpamu itu ada hikmahnya.

Aku memang bukan orang hebat. Hanya seorang biasa yang belum bisa apa-apa. Buktinya aku belum punya prestasi akademik yang bagus.
Sebenarnya hari-hari ini aku lagi nggak enak, gara-gara ada dua kejadian yang menimpa.
Pertama, aku tidak masuk 105 besar OSN Jateng. Sebenarnya aku biasa aja, tapi aku nggak enak udah ngecewain guruku, dan teman-temanku yang notabenenya banyak yang lebih dariku. Ini juga baik kok, coz aku lagi M2Net lagi ikut banyak lomba. kebetulan aku jadi PJ Majalah. Kenapa aku masih nggak bisa nerimanya ya, apa gara-gara temenku ada yang masuk? Ah, ikiri.
Kedua, aku nggak diikutin juguran Blogger ASEAN, kursi udah abis untuk Sandal Selen. Padahal pengen banget sekalian praktik bahasa Inggrisku yang sebentar lagi mau di pake buat PKL. Aku ambil positifnya lagi, mungkin aku harus ngerjain yang lebih penting di luar kumpul sama blogger luar negeri. Tapi ini keinginanku dari dulu, ingin ikut itu...
Ah jadi tambah galau.. Keep spirit emang susah ya..

Tuesday, May 7, 2013

Semester vs Lomba

Seringkali kita menghadapi cobaan yang tak sedap. Baunya bahkan kayak bubuk mesiu. tapi masalah itu akan selesai sedikit demi sedikit. Berhasil atau gagal semua akan ada artinya kelak.

Minggu depan adalah penentuan bagiku, antara naik kelas, tinggal kelas, atau naik ke kelas tapi beda kelas. Minggu yang akan di penuhi dengan ribuan rumus eksakta(hiperbolis nggak sih?). Meski begitu, aku optimis bakal bisa melewatinya dengan selamat, sentosa, adil, makmur, dan berkedaulatan pancasila. tapi aku tetep harus belajar. mempertahankan prestasi gan(kalo bisa sih ningkatin).
Tantangan mulai datang saat banyak event datang, mulai dari LKTI internal antar sekolah di yayasan, n lomba-lomba di Ancol yang imut-imut, eh maksudku lomba jurnalistik. Banyak sih lombanya, mulai dari lomba web sekolah(wajib ikut), mading, majalah sekolah, dan buletin. Aku nanggung jawabin majalah sekolah, jadi PJ bukanlah hal yang mudah. kita harus nyari ini, itu, ita, ati, dan kawan-kawannya. Beruntunglah kelompok jurnalisku punya pembina yang keren-keren. Dari mana-mana ada. pokoknya pilihannya menang atau menang.
Semoga bisa menang n' semesternya lancar. Amin.